LDII Sesat – Coba Simak Orang yang belajar ajaran LDII

Assalammualaikum wr.wb.

Disini saya akan bercerita bagaimana saya bisa masuk di LDII sampai sekarang dan seterusnya saya harus tetap bangga menjadi warga LDII. Karena LDII Memang bagus untuk menjadi kita tahu tentang agama sebenarnya.

Baiklah, saya akan sedikit cerita bagaimana saya masuk ldii. Pada tahun 2013 saya berangkat dari pulau sumatera menuju pulau jawa, yaitu dari Riau menuju kota Perak Jombang. Disana, awal saya mengenal ldii, karena waktu itu saya dimasukan di pondok pesantren sama orang tua saya. Sebelum saya masuk pondok pesantren, sebenarnya saya sudah mempunya banyak pertanyaan di dalam hati saya tentang hidup di dunia dan setelah meninggal dunia.

Apa yang sering saya tanyakan didalah hati saya, yaitu kalau saya sudah meninggal arwah saya dimana? Apakah ikut sama orang lain atau dmn. Memang saya sudah pernah mendengar bahwa orang mati, pasti akan disiksa dikubur sampai menunggu hari kiamat. Tetapi, saya belum merasa puas, karena belum menjumpai jawaban yang benar-benar saya yakini.

LDII
LDII

Alhamdulilah, setelah saya masuk pondok  pesantren di Gading mangu. Saya mengetahui jawaban yang sebenarnya dari paertanyaan saya selama ini. Yaitu, setelah saya mati, arwah saya akan di dalam kubur. Apabila saya banyak dosa, maka saya akan disiksa didalam kubur selama hari kiamat tiba. Sebaliknya, apabila saya banyak amalan dan sesuai ajaran Allah dan Rosul. Maka setelah saya meninggal, meninggalnya seperti  tidurnya pengantin baru. Kita bangun apabila hari kiamat sudah tiba.

Dari situlah saya memahami arti kehidupan di dunia ini, bukan saya bangga karena ada tulisan LDII waktu itu. Saya bangga, karena warga LDII memahami ilmu mangkul yang murni. Sehingga kita tidak akan salah dengan hukum-hukum yang kita jalani atau kita kerjakan.

Saya bukan menganggap LDII ini adalah agama yang paling benar, akan tetapi saya bangga semua yang saya jalani untuk kehidupan saya dan untuk menuju keinginan saya masuk surga sudah terjawab dengan ilmu-ilmu yang saya dapat dengan cara mangkul ( Belajar langsung dengan Guru). Bukan hanya tau ilmu dari kitab- ktab yang sudah ada maknanya .

Trus saya heran, ko masih banyak menganggap LDII itu menganut ajaran sesat. Dimana letak kesesatan LDII? Apakah LDII aliran agama baru atau LDII itu mengajarkan hukum di luar tuntunan ALLAH dan ROSUL? Saya anggap bagi orang yang menganggap ajaran LDII sesat, dia adalah orang yang salah dan belum tau sebenarnya LDII itu. Dia hanya memfitnah tanpa tahu sebenarnya LDII itu.

LDII itu mengajarkan Ilmu Hukum sesuai Qur,an dan Hadist. Bahkan, kita langsung belajar dari ustadnya. Bukan mengajarkan ilmu baru atau mengajarkan di luar hukum-hukum allah dan sunnah rosul.

Berarti, yang menganggap LDII sesat. Sebaiknya harus belajar langsung, biar mengerti isi dalam LDII itu. Saya Berharap, dengan adanya curhatan saya ini atau cerita saya ini. Orang yang belum tau dengan lDII jangan langsung menghakimi LDII SESAT. Sebaiknya, anda masuk dulu dan di kaji bagaimana LDII itu.

Semoga catatan saya ini bisa bermanfaat bagi anda yang membacanya. Terimakasih

Pendidikan Sepanjang Hayat Untuk Warga LDII

“Menuntut Ilmu wajib bagi satu satunya orang Islam” HR Ibnu Majah Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap orang islam, hal ini memberikan gambaran kepada kita bahwa menuntut ilmu tidak memandang usia, gender dan lain sebagainya. Menuntut ilmu menjadi salah satu kewajiban orang islam untuk mendapatkan derajat yang tinggi di sisi-Nya. Setiap Warga LDII juga mempunyai kegiatan masing masing yang bertujuan untuk mencari derajat yang tinggi lewat mencari ilmu. Kegiatan yang terpusat di masjid ini memiliki waktu tersendiri untuk setiap sesi pengajiannya. perlu pembaca ketahui bahwa hampir setiap malam di masjid ini selalu bergema pengajian baik untuk kajian hadits, Qur’an maupun nasehat penyejuk hati. Bahkan kegiatan mencari ilmu ini tidak memandang batas usia.

Kegiatan Pengajian LDII yang di Hadiri Aparat Desa
Kegiatan Pengajian LDII yang di Hadiri Aparat Desa

Kegiatan Menuntut ilmu Oleh Warga LDII

Ketika mengajari umatnya didalam menyiarkan agama, Nabi Muhammad memusatkan kegiatan di Masjid, baik untuk kegiatan pendidikan, silaturahim dan lain sebagainya. Hal inilah yang ingin di contoh Oleh takmir masjid LDII untuk menumbuhkan kecintaan terhadap agama Islam. Untuk itulah dibuat sesi pengajian sesuai umur peserta, beberapa pengajian tersebut antara lain:

  • Sesi Caberawit / Anak-anak

Pengajian ini ditujukan untuk peserta anak didik dengan rentan usia 3-12 tahun. Tujuan dari pembelajran ini adalah untuk membentuk karakter yang islami kepada anak sedini mungkin. Ustad-Ustadzah dibantu dengan beberapa tenangan sukarela mengajari anak anak untuk membaca Al-quran secara Tartil, mengajari bagaimana praktek didalam wudhu, solat dan lain lain.

  • Sesi Pra-Remaja

Pengajian Pra-Remaja diikuti oleh remaja dengan rentan usia 13-16 tahun. Untuk kurikulum dari pengajian ini melanjutkan sesi pengajian caberawit. Fokus pengajaran untuk usia Pra-Remaja adalah memperkenalkan tentang apa yang harus dilakukan ketika sudah Baligh. Serta tiap sesi pengajian lebih mendalami tentang Al-Quran dan Al-Hadits

  • Sesi Remaja

Pengajian sesi remaja diikuti oleh remaja dengan rentan usia 17- Menikah. Pengajian sesi remaja adalah terus mendalami tentang Al-Quran dan Al-hadits.  Fokus pengajaran pada pengajian sesi remaja adalah mempersiapkan diri untuk menjadi suami dan Istri yang sesuai denga syariat Islam.

  • Pengajian Umum

Pengajian sesi umum diikuti oleh semua Jama’ah masjid Luhur Al-Ikhlas, pendalama materi Al-Quran dan Al-hadits menjadi materi pokok yang diajarkan. Beberapa nasehat yang menjadi penerang Qolbu juga sering disampaikan dalam sesi pengajian umum.

  • Pengajian Ibu Ibu

Pengajian Ibu Ibu memiliki fokus dan materi untuk menjadi istri yang sholehah. Hal ini didapatkan dari implementasi mengkaji Al-qur-an dan ALhadits didalam setiap sesi pengajian Ibu Ibu.

  • Pengajian Lansia

Pada pengajian Lansia, fokus takmir masjid adalah untuk mengkaji ulang materi materi yang sebelumnya khususnya berbagai ibadah wajib seperti Sholat, Zakat, Kesucian dan lain lain. Menjadi Mukmin yang berilmu akan meninggikan derajat kita, semoga dengan banyaknya kegiatan Warga LDII menjadikan kita semangat untuk mencari ilmu.

Orang Dengki yang bilang LDII Sesat dan Menyesatkan

LDII Sesat dan menyesatkan bagi dengki atau sakit hati terhadap LDII. Sudah jelas bahwa LDII merupakan salah satu ormas islam besar di Indonesia. Kalau mengatakan ajaran LDII Sesat sudah jelas kalau orang tersebut ingin menghancurkan LDII. Kalau LDII merupakan organisasi sesat bukannya semakin berkembang, bisa jadi sekarang sudah dibubarkan atau tidak akan ada lagi nama LDII di Indonesia.

Warga LDII mempunyai kegiatan di setiap PC dan PAC dengan kegiatan pengajian pula. Namun yang dikaji adalah Ilmu Quran dan Hadist. Kalau mengaji selain Quran dan Hadist bisa dikatakan sesat. Hadist yang dikajipun juga hadist yang sudah umum dikaji orang ormas lain seperti Shohih Bukhori, Shohih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah dan Hadist lainnya.

LDII memiliki Ketua Umum DPP LDII, Ketua LDII bahkan di setiap provinsi memiliki DPW yang sudah jelas legalitasnya. Ini merupakan salah satu bukti kalau LDII sudah diterima disetiap provinsi di Indonesia.

Coba kita amati orang orang yang mengatakan LDII Sesat dan Menyesatkan. Terus sesatnya dari mana? Bahkan LDII sudah tergabung dalam MUI Pusat. Kalau benar benar LDII Sesat pasti sudah ditolak oleh MUI PUSAT.LDII-Sesat-Menyesatkan

Paling mudah adalah mencari kesalahan ormas lain, LDII dalam membangun masjid juga tidak pernah minta minta sumbangan di jalan dan sudah berdiri masjid yang dibangun warga di LDII di seluruh Indonesia. Tidak hanya ratusan jumlahnya, sudah ribuan masjid LDII yang sudah dibangun di Indonesia dan dana dihimpun dari warga LDII Sendiri

Bagi yang merasa ajaran LDII itu menyesatkan, silahkan datang saja masjid yang dikelola oleh LDII baik ikut dalam pengajian ataupun kegiatan LDII.

Saya sebagai penulis, sejak lahi merupakan warga LDII, dan belum pernah menemukan hal hal yang menunjukan LDII sesat dan Menyesatkan. Bahkan setiap orang yang bilang LDII Sesat dan memfitnah dengan berbagai fitnahan. Saya ajak ke rumah dan komplek LDII di desaku. Ternyata tidak sesuai dengan fitnah yang ditunjukan pada saya.